Rem blong merupakan motor setiap pengendara, baik pengemudi mobil, truk,

Otomtalk

Otomtalk :

Rem blong merupakan motor setiap pengendara, baik pengemudi mobil, truk, bus atau sepeda motor. Hal ini bisa terjadi dalam keadaan tidak terduga.

Untuk itu di setiap jalan berbukit atau punya elevasi jalan naik turun wajib dilengkapi fasilitas jalur penyelamatan atau emergency safety area di sebelah kiri badan jalan.

Seperti contoh Jalur Trans Jawa dan Jalur Pantura, sepanjang Jakarta hingga Surabaya dan sebaliknya yang mana cukup banyak jalur penyelamat seperti itu.

Rata-rata ketinggian jalur penyelamat sekitar enam meter, dengan panjang 20 meter, dan lebar tiga meter.

Bagi para pengguna jalan yang mengalami masalah rem blong, bisa memanfaatkan fasilitas darurat tersebut.

Saat mengetahui rem blong atau tidak punya daya lagi, maka hal pertama ialah jangan panik.

Tetap kemudikan mobil dalam kondisi normal. Pastikan kendaraan pada posisi kiri jalan dan bantu redamkan kecepatan dengan engine brake.

Saat mulai masuk ke area penyelamatan darurat, cukup diamkan sambil benar-benar berhenti bergerak.

Sebab, kalau kita arahkan setir ke kiri atau ke kanan, bisa menabrak beton atau benda di sekitar.

Jjalur penyelamatan yang sesuai aturan memiliki dasar dari bebatuan kecil (gravel) dan pasir. Kedua jenis itu mampu meredam laju kendaraan sehingga bisa berhenti dengan sempurna.

Intinya untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan atau fatalitas kecelakaan ketika kendaraan itu mengalami rem blong, kuncinya jangan panik dan harus selalu fokus.

#otomtalk #otomotif

Rem blong merupakan motor setiap pengendara, baik pengemudi mobil, truk, bus atau sepeda motor. Hal ini bisa terjadi dalam keadaan tidak terduga.

Untuk itu di setiap jalan berbukit atau punya elevasi jalan naik turun wajib dilengkapi fasilitas jalur penyelamatan atau emergency safety area di sebelah kiri badan jalan.

Seperti contoh Jalur Trans Jawa dan Jalur Pantura, sepanjang Jakarta hingga Surabaya dan sebaliknya yang mana cukup banyak jalur penyelamat seperti itu.

Rata-rata ketinggian jalur penyelamat sekitar enam meter, dengan panjang 20 meter, dan lebar tiga meter.

Bagi para pengguna jalan yang mengalami masalah rem blong, bisa memanfaatkan fasilitas darurat tersebut.

Saat mengetahui rem blong atau tidak punya daya lagi, maka hal pertama ialah jangan panik.

Tetap kemudikan mobil dalam kondisi normal. Pastikan kendaraan pada posisi kiri jalan dan bantu redamkan kecepatan dengan engine brake.

Saat mulai masuk ke area penyelamatan darurat, cukup diamkan sambil benar-benar berhenti bergerak.

Sebab, kalau kita arahkan setir ke kiri atau ke kanan, bisa menabrak beton atau benda di sekitar.

Jjalur penyelamatan yang sesuai aturan memiliki dasar dari bebatuan kecil (gravel) dan pasir. Kedua jenis itu mampu meredam laju kendaraan sehingga bisa berhenti dengan sempurna.

Intinya untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan atau fatalitas kecelakaan ketika kendaraan itu mengalami rem blong, kuncinya jangan panik dan harus selalu fokus.

Informasi Otomotif, tips, berita, lucu, video viral

Untuk video otomotif bisa lihat dan Follow instagram @otomtalk untuk updates

Untuk informasi Medan , silakan follow @medantalk di www.medantalk.com