Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mewanti-wanti Indonesia bisa saja digeser dari

Berita

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mewanti-wanti Indonesia bisa saja digeser dari raja otomotif di Asia Tenggara. Soalnya Malaysia menempel ketat di posisi kedua dengan jarak yang tipis.

“Saya mendengar laporan dari teman-teman Gaikindo bahwa penjualan otomotif di Malaysia itu mungkin sudah mendekati penjualan otomotif di Indonesia atau bahkan mungkin juga sudah melewati. Dan ini merupakan sebuah alarm bagi kita, bagi Indonesia. Alarm,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang di IIMS 2026.

Dua tahun berturut-turut penjualan mobil di Malaysia tembus 800 ribu unit. Pada tahun 2025, Malaysia Automotive Association (MAA) mencatat ada 820.752 unit mobil yang terjual atau naik 0,5 persen dibandingkan tahun 2024. Salah satu pendukungnya adalah kondisi ekonomi yang tangguh. Torehan itu nyaris menyamai penjualan mobil di Indonesia. Untuk diketahui, penjualan secara retail di Indonesia tembus 833 ribu.

Selisih yang hanya belasan ribu unit ini tentu menjadi sinyal bahaya bagi posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar di kawasan. Agus melihat sejatinya masih ada celah besar yang bisa dimanfaatkan Indonesia. Salah satunya adalah rendahnya angka rasio kepemilikan mobil di tanah air.

Saat ini, rasio kepemilikan mobil di Indonesia baru menyentuh angka 99 mobil per 1.000 orang. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan negara tetangga. Namun, dengan jumlah populasi Indonesia yang sangat masif, angka yang kecil tersebut justru menyimpan potensi pasar yang raksasa.

Sumber: detikoto

“ browse feed & follow @otomtalk for more “

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mewanti-wanti Indonesia bisa saja digeser dari raja otomotif di Asia Tenggara. Soalnya Malaysia menempel ketat di posisi kedua dengan jarak yang tipis.

“Saya mendengar laporan dari teman-teman Gaikindo bahwa penjualan otomotif di Malaysia itu mungkin sudah mendekati penjualan otomotif di Indonesia atau bahkan mungkin juga sudah melewati. Dan ini merupakan sebuah alarm bagi kita, bagi Indonesia. Alarm,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang di IIMS 2026.

Dua tahun berturut-turut penjualan mobil di Malaysia tembus 800 ribu unit. Pada tahun 2025, Malaysia Automotive Association (MAA) mencatat ada 820.752 unit mobil yang terjual atau naik 0,5 persen dibandingkan tahun 2024. Salah satu pendukungnya adalah kondisi ekonomi yang tangguh. Torehan itu nyaris menyamai penjualan mobil di Indonesia. Untuk diketahui, penjualan secara retail di Indonesia tembus 833 ribu.

Selisih yang hanya belasan ribu unit ini tentu menjadi sinyal bahaya bagi posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar di kawasan. Agus melihat sejatinya masih ada celah besar yang bisa dimanfaatkan Indonesia. Salah satunya adalah rendahnya angka rasio kepemilikan mobil di tanah air.

Saat ini, rasio kepemilikan mobil di Indonesia baru menyentuh angka 99 mobil per 1.000 orang. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan negara tetangga. Namun, dengan jumlah populasi Indonesia yang sangat masif, angka yang kecil tersebut justru menyimpan potensi pasar yang raksasa.

Sumber: detikoto

“ browse feed & follow @otomtalk for more “

Browse berita / cerita / Tips Otomotif sesuai hashtags >> otomtalk berita mobil

Silakan cek berita dan update terbaru di menu HARI INI , link ada diatas
atau browse instagram @Otomtalk dibawah ini:

Kunjungi Sponsor kami Vespark Dealer Resmi Piaggio Vespa Medan SUMUT www.vesparkindo.com
dan dealer resmi MOGE Aprilia dan Moto Guzzi Motoplex di www.motoplexindo.com

Powered by Webhosting Terjamin